Cerita Ica: Sebut saja dia, Bebekku!

By Unknown - 14:52

Entah harus dimulai dari mana bercerita tentang sosok ini. Fadilla Rizki Putri, akrab dipanggil Bebek. Sebenarnya panggilan resminya itu Dilla, tapi sepertinya hanya sekedar formalitas dan ujungnya ya, tetap BEBEK. Mau berusaha bagaimanapun akan tetap menjadi BEBEK. Nah! Jadi ini adalah surat khusus untuk si Bebek. Surat yang sudah lama dijanjikan tetapi baru benar-benar direalisasikan sekarang, sebagai hadiah kelulusan UKMPPD dan hadiah ulang tahun bebek (15 Juni lalu). Semoga suka, Bek :)

Kembali ke 7 tahun yang lalu, di pertengahan tahun 2010. The first step of our friendship. Ingat nggak kapan, bek? Pertama kali kita berbicara itu waktu Bebek negur di acara GO bilang kalo kita berdua lulus Fakultas Kedokteran Universitas Riau. Saat itu masih irit banget bicaranya, secara nggak pernah tegur sapa sebelumnya. Walaupun satu SMA, kalo papasan paling cuma sebatas senyum aja. Boro-boro bicara banyak. Haha.

Time flies.

Ternyata udah 7 tahun kita sahabatan ya, Bek.
Fadilla Rizki Putri -alias Bebek- yang selalu sabar dan tahan terhadap bully-an kita semua. Bebek yang selama teori paling suka duduk ditengah dan paling hobi ketiduran. Catatan yang awalnya udah rapi tapi makin lama isinya malah jadi benang kusut, ya, kenapa lagi kalo bukan karna Bebek yang ketiduran. Selama teori 3,5 tahun selalu duduk bareng nggak pernah pisah sampe akhirnya nasib yang memisahkan.


Kita nggak bisa koas barengan.
Cerita koas bareng bebek nggak ada deh jadinya. But lucky us as Gemini girl, kita selalu cocok. Nemu aja cara biar bisa tetap jalan bareng dan gossip bareng. Walaupun keseringan dengerin bebek curhat entah itu curhat stase atau curhat mantan. Iya, mantan. Entah ini konspirasi alam atau apa, yang jelas kita jadian hampir barengan dan berakhirnya juga barengan. Untung aja 'sebab mati'-nya hubungan kita nggak sama ya, Bekyy!

Beky, Terimakasih sudah selalu ada buat Ica ya. It's been 7 years and still counting on. Beky yang cuma bisa diam dan mendengarkan Ica yang lagi emosi dan mencak-mencak, Beky yang selalu tidak peka dan harus disenggol dulu, Beky dengan semua keanehannya tapi nyata. Gimana enggak, kayanya cuma bebek  yang bisa pake baju yang sama beberapa hari, jeans nggak dicuci sebulan, tidur sambil ngingo bilang 'saipul', harga mati untuk barang diskonan dan masih banyak lagi.


Ini ngakaknya bebek :p

Tapi cuma Bebek juga yang bisa, tiba-tiba meluk nggak peduli yang dipeluk suka apa nggak. Cuma Bebek yang ngerti kapan harus diam dan kapan harus 'nyosor' meluk. Bek, ingat masa-masa berurai air mata menangisi mantan-mantan yang Alhamdulillah sudah tidak indah lagi. Sahabatan sih, tapi sama-sama kisah cintanya berakhir tragis. Satunya ditinggal nikah dan punya anak, satunya lagi ditinggal janji-janji manis mulut palsu lelaki. Lalu kemudian kita berdua yang tercipta menjadi wanita setia (yang hampir bisa dibilang bego) mencoba untuk menghadapi dunia dengan senyuman. Trying to be deaf and blind of everything, but lucky us we've done it! :')

Sekarang Bebekku sudah bahagia bersama tambatan hati yang baru yang semoga bisa menyayangi dan menghargai Bebek dengan lebih 'Pantas'. Semoga ini jadi pelabuhan terakhir Bebek ya, Bek. Ummm~ kalo kata Ayah Pidi Baiq, mantan itu 'Duta Kenangan Masa Lalu', Bebs. Kalo aku mengartikannya sih, ya hebat sih mantan itu, tapi hebatnya cuma buat kenangan masa lalu, masa depan mah bhay! HAHAHAHA.

Bek, masih banyak yang harus kita kerjain dan yang harus kita capai. Salah satunya adalah jadi sukses, punya uang banyak dan bisa beli skin care high end yang kita mau. Main goals banget ini ya. Semoga Bebek bisa cepat menentukan pilihan mau internsip dimana dan semoga foto dibawah ini bisa berganti jadi foto post-wedding. Foto sumpah dokter kan udah nih, kapan edisi weddingnya? 


Last but not least, I'm not gonna asking you to stay beside me but I'm really sure you'll do it. Bek, Elisabeth Kubler-Ross ever said :
The most beautiful people we have known are those who known defeat, known suffering, known struggle, known loss and have found their way out of the depths. These person have an appreciation, a sensitivity and an understanding of life that fills them with compassion, gentleness and a deep loving concern. Beautiful people do not just happen. - Elisabeth Kubler-Ross
and after all the things we passed, the most beautiful people is US. :) 





  • Share:

You Might Also Like

2 komentar

  1. hai mbak salam kenal, eh keren ternyata mbak seorang dokter yang ngeblog. Baca judul pertama, tak pikir babe, eh tak baca lagi ternyata bebekku. saya pikir bebek=angsa dalam bahasa Indo. eh ternyata panggilan buat sahabat. hahaha. Semoga persahabatan sama si bebek tetap langgeng dan saling mengingatkan dalam kebaikan

    ReplyDelete
  2. Seru dan menarik banget, ada kelanjutan ceritanya gak ya?
    salam kenal

    ReplyDelete